Selasa, 18 September 2012

Apa yang dimaksud dengan- Cloud Computing?

Cloud computing- atau komputasi awan dalam istilah Bahasa indonesia. Cloud computing ditujukan untuk dapat mengases data dengan mudah dari mana saja selama Anda terhubung dengan internet. Pada prinsipnya Cloud computing adalah kata lain dari Internet. Namun, ini sedikit berbeda dengan kondisi pengguaan internet saat ini. Orang menyimpan file di internet, berhubungan menggunakan aplikasi chating dengan sesama teman , bertukar dat, dll. Saat membeli komputer. Anda harus menginstal office, intall adobe, dll. Dalam arti Cloud Computing semua aplikasi yang selama ini diinstall di Pc atau laptop dapat diakses dari secara online. Anda tidak perlu menginstal MS Word atau mengistal Adobe Reader, flash dll. semua sudah tersedia di Awan, komputer Anda hanya membutuhkan spesifikasi tertentu untuk dapat mengakses semuanya. Upgrade yang cepat, Sehingga hemat waktu dalam maintainace software. Namun, menjadi pertanyaan adalah bagaimana dari segi kemamanan? Pertanyaan lain adalah bagaimana dengan minimal perangkat keras yang dibutuhkan? bagaimana dengan lokasi server? tetapi menurut  pakar “bahwa teknologi cloud akan banyak yang menggunakan setidaknya dalam 5 tahun kedepan – kata John Willis.
Cloud computing bisa saja dilekola oleh perusahan pihak ketiga, artinya perusahan-perusahan yang menerapkan teknologi cloud akan menyerahkan data mereka dikelola oleh pihak ketiga ini. Contoh perusahan kecil diantaranya yang menawarkan layanan ini adalah ( Zoho.com ( menawarkan aplikasi bisnis seperti pengolahan data dan daftar tugas), box.net(menyediakan jasa penyimpanan online) yang telah menetapkan diri sebagai SaaS(software as a service).

Salah satu isu utama adalah keamanan bahwa kedua perusahaan harus saling memberikan kepercayayan. keamanan yang paling umum adalah enkrispi. Data dapat dienkripsi dari titik ke titik, karena layanan berbasis web sangat mudah untuk di patch(di potong). Google merespon acaman keamanan itu bahwa mereka dapat menjamin akan kemanan data tersebut. General Manager google, mengatakan bahawa google bekerja untuk mengilangkan rasa takut para pelanggan. “Google telah melakukan investasi besar untuk memastikan bahwa google lebih dapat melindungi data Anda daripada Anda mengurus data Anda sendiri”
Namun ada juga yang masih pesimis akan teknologi komputasi awan. Frank Gillet dari Forrester Research memperingatkan bahwa kerangkat computasi awan adalah fase awal pengembangan dan eksperimental, bukan paradigma yang handal dan dapat dipercaya.
Ironisnya, meskipun google berjuang untuk mendominasi komputasi awan. Bebearpa aplikasi seperti google Earth, yang dapat dikases secara cloud tentu membutuhkan spesifkasi layanan data yang tinggi. Ada lagi hal lain yaitu privacy, bandwidth jaringan, dan beberapa politik di negara yang berbeda.Tampakanya computasi cloud masih membutuhkan perjuangan yang lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar